Site icon arthanugraha.com

Ekspor lesu, pembiayaan Eximbank terimbas

Ekspor lesu, pembiayaan Eximbank terimbas

disadur dari kontan.co.id

JAKARTA. Nilai perdagangan ekspor Indonesia turun selama empat bulan terakhir. Kondisi ini berdampak pada pembiayaan PT Lembaga pembiayaan ekspor Impor Indonesia (LPEI) atau Eximbank.

Ngalim Sawega, Direktur Eksekutif Eximbank mengakui, selama empat bulan terakhir ini, beberapa eksportir menunda pencairan kredit. Eksportir memilih untuk menahan diri untuk melakukan pengiriman barang di tengah permintaan yang juga lesu. “Kondisi perekonomian global masih belum pulih seperti sebelumnya, sehingga memang akan berdampak terhadap ekspor barang ke negara impor,” tuturnya, Jumat (27/4).

Tanpa menyebut nilai penurunan pembiayaan ekspor, Ngalim meyakini kondisi awal tahun akan berbalik pada bulan Mei ini. Menurutnya, geliat ekspor sudah mulai bangkit karena beberapa eksportir mulai mencairkan kredit sepanjang bulan Mei dan Juni.

Di sisi lain, BUMN spesialis pembiayaan ekspor impor ini menggarap negara baru untuk pasar ekspor yang dianggap lebih potensial, misalnya, Timur Tengah dan Amerika Latin.

Tahun ini, Eximbank memperkirakan penyaluran pembiayaan bisa mencapai Rp 97,2 triliun atau tumbuh 30% dari pencapaian tahun 2015. Ngalim optimistis, target pembiayaan hingga akhir tahun dapat tercapai.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, hingga kuartal satu, penyaluran pembiayaan telah mencapai Rp 75,8 triliun atau tumbuh 4% secara year to date. Pembiayaan Eximbank mayoritas masih berasal dari sektor industri dan pertanian. Laba tahun berjalan perusahaan pada kuartal 1 tumbuh 7,4% mencapai Rp 359,21 miliar. Adapun, target laba Rp 1,8 triliun hingga akhir tahun ini.

sumber: http://keuangan.kontan.co.id/news/ekspor-lesu-pembiayaan-eximbank-terimbas

Exit mobile version