Site icon arthanugraha.com

Gowes Bukit Ular 25 Mei 2017, Edisi Mengulang Kembali

gowes bukit ular

Yah akhirnya gowes lagi ke bukit Ular. Lokasi bukit Ular berada di sekitar Citra Land Surabaya. Kalau kamu udah baca blog saya yang bagian ini, waktu itu agak sedikit gagal sebetulnya untuk bisa berpetualang di dalamnya, karena kita sempat diusir oleh pemilik lahan di sana, plus gak ada dari kita yang tahu track di bukit ular ini.

Beberapa hari sebelumnya saya dapat info dari temen kalau ada yang ngadakan gowes bareng ke bukit Ular. Nah kesempatan nih untuk bisa mengetahui jalur yang benar. Akhirnya saya mengajak teman-teman PXR (Polygon Xtrada Rider) untuk gabung, ada beberapa orang yang mau ikutan.

Hari H, ternyata hanya ada enam orang dari PXR yang ikutan. Saya juga salah memahami tikum (titik kumpul) gowes bareng itu. Awalnya saya pikir tikumnya adalah patung kuda yang ada di HR Muhammad, ternyata patung kuda yang dimaksud ada di Citraland, hehehe maklum tempat ini banyak sekali patung kuda. Sesampainya di patung kuda Citraland, ternyata sudah ditinggal oleh kelompok gowes bareng. Akhirnya diputuskan untuk cari jalur sendiri saja. Kebetulan, di jalan kami juga bertemu grup lain yang juga pengen ke bukit Ular.

Welcome at Bukit Ular

Sampai di bukit Ular, kita mendapati gerbang masuk ke bukit ular ternyata dibuka, akhirnya kami masuk. Di dalam, kami bertemu lagi 2 goweser dan kamipun berangkat bebarengan.

yang penting gowes

Sebagian goweser

Jalur bukit ular ini sangat menantang. Tidak seperti bukit Buaya kemarin yang konturnya tracknya naik turun lumayan tinggi, bukit Ular ini landa-landai saja. Melewati single track dan beberapa kebun orang. Harus berhati-hati karena jalan yang kecil dan ada bekas ban motor yang dalam, serta melewati beberapa parit.

bukit ular ada di perbatasan Surabaya dan Gresik

yang penting yakin

Saya mengalami beberapa kejadian, yang pertama pedal sepeda yang nyangkut ke pinggiran jalan dengan posisi sepeda yang hampir terjungkal, tapi sepeda masih bisa dikendalikan. Kejadian kedua, saya terjatuh dari sepeda waktu melewati sebuah parit dengan jembatan yang agak rusak. Saya terjatuh dari sepeda karena waktu melewati jembatan tidak seimbang dan kaki tidak bisa menapak, dan akhirnya sukses jatuh ke dalam parit. Sepeda jatuh di tubuh saya dan kaki saya tersangkut kayu. Karena kaki tersangkut, saya tidak jatuh langsung ke bawah, cuma ya kaki agak tegang dan kaku karena tiba-tiba menahan beban. Kondisi sepeda juga ternyata ada perubahan konfigurasi para perpindahan gear, mungkin karena benturan di RD nya.

Di tengah perjalanan kami bertemu lagi 3 goweser yang sedang beristirahat. Kami bertanya jalur selanjutnya dan mereka mengajak kami mengikuti mereka melewati jalur yang mereka sudah hafal. Akhirnya kami mengikutinya dan melewati jalur setapak yang sudah diberi blok beton kecil. Jalurnya agak ngeri gimana ya. soalnya lebar beton hanya sekitar 20 cm dan sebelah kiri dan kanannya agak dalam. Tapi lumayan jadi bisa belajar keseimbangan.

overall, jalur bukit ular yang ditempuh saat ini menurut saya keren banget. Saya juga tidak begitu terasa lelah. Bukit ular cocok untuk latihan single track medan offroad tapi yang tidak terlalu butuh kontur yang naik turun.

Sepedanya parkir dulu

Bersantai selesai gowes

untuk video kamu bisa cek di channel youtube berikut ini

Exit mobile version