Site icon arthanugraha.com

Hidup di negara mana kita ini

Ketika berjalan-jalan di negara yang katanya bernama Indonesia ini, secara iseng saya menengok iklan baliho yang dipajang di kiri kanan jalan. Kadang saya sampai harus menyadarkan diri, sekarang saya berada di mana.
Hampir semua iklan mengandung bahasa inggris, meski ada yang nekat pula dengan aksara korea?

Sangat menyedihkan. Menurut saya negara ini telah membiarkan budayanya punah. Tengok saja sudah berapa tarian, musik dan makanan yang lari ke negara lain.
Saya sangat iri dengan sekolah-sekolah di belanda ataupun australia yang mengajarkan seni karawitan ataupun bahasa indonesia sebagai pelajaran tambahan.
Jujur saya tidak mau kelak anak saya harus les bahasa asing di negeri ini, yaitu bahasa indonesia.

Exit mobile version