Site icon arthanugraha.com

Kualitas Bukan Sekedar Merk dan Harga

Seringkali kita mengungkapkan kepada seseorang bagaimana kegilaan seseorang terhadap merek tertentu dengan istilah merek minded.

Sebetulnya bukan tanpa alasan seseorang menggemari merek tertentu. Selain merek tersebut menjadi trend pada saat ini, kepercayaan terhadap kualitas merek tersebut juga menjadi salah satu acuan.

Lihat bagaimana kepercayaan para pembeli merek Apple. Selain trend, tentu saja kepercayaan kepada produk merek Apple, yang ditunjang dari sang desainer Apple, Steve Jobs yang memiliki sifat perfeksionis sehingga dipercaya setiap produk Apple sempurna.

Tetapi kepercayaan terhadap merek tertentu seringkali menjadi terpatahkan, terutama pada produk-produk yang dihasilkan dengan label harga yang sengaja dibuat murah, mungkin dengan maksud mendapatkan segmentasi pasar yang lebih luas, tetapi kualitasnya juga menjadi tidak relevan lagi dengan mereknya.

Seperti contoh sepatu yang saya memiliki. Secara kebetulan, saya memiliki 2 pasang sepatu yang bermerek sama. Perbedaan harga kedua pasang sepatu ini begitu mencolok, hingga 5 kali lipat.

Saya membeli sepatu yang lebih mahal pada tahun lalu, sementara sepatu yang lebih murah saya beli beberapa bulan lalu. Secara kualitas, harga memang tidak pernah bisa dibohongi. Sepatu yang lebih murah, terasa lebih tipis. Terbuat dari kulit sintetis. Tidak begitu nyaman dipakai berjalan.

Sedangkan sepatu yang lebih mahal, hingga saat ini sangat nyaman dipakai.

Melihat kecenderungan dari pemilik merek yang ternama melakukan strategi merebut segala segmen pasar tersebut, atau yang mungkin dikenal dengan Blue Ocean Strategy, menurut saya menjadi blunder.

Ketika membeli produk tersebut dan tidak mendapatkan ekspektasi yang sesuai dengan yang diharapkan, malahan menimbulkan ketidakpercayaan pada produk tersebut. Untuk para pemegang merek, harus berhati-hati jika menerapkan strategi ini.

Murah boleh, tapi jangan murahan.

Exit mobile version