Site icon arthanugraha.com

Ular itu pergi

Kemarin merayaplah dia di antara tanah-tanah dan terpegang oleh buruh bangunan

Dimasukkanlah ke dalam jirigen plastik. Waktu kudekati dia mendesis galau.
Siang hari dipindahkannya dia ke karung plastik. Lemas dan galau dan akhirnya lebih banyak diam.
Esok hari, dia masih ada pada pagi itu. Tidak lama kemudian ular itu pergi entah ke mana, mendapatkan kebebasan dan entah kapan kembali lagi.

Exit mobile version