Site icon arthanugraha.com

7 Makanan Penghambat ASI: Kenali dan Hindari untuk Kesehatan Ibu dan Bayi!

makanan penghambat ASI

Seorang ibu membutuhkan asupan nutrisi yang cukup saat menyusui. Nutrisi ini didapatkan dari makanan dan minuman sehari-hari. Tapi, tahukah kamu bahwa ada beberapa jenis makanan yang bisa menghambat produksi ASI jika dikonsumsi berlebihan? Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui apa saja makanan tersebut!

Makanan Penghambat ASI yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

Untuk memastikan kelancaran dan kualitas ASI, ibu menyusui perlu memperhatikan asupan makanannya. Berikut adalah 7 makanan yang dapat menghambat produksi ASI dan sebaiknya dihindari:

  1. Makanan Pedas
    Mengonsumsi cabai secara berlebihan dapat menyebabkan rasa panas pada tubuh ibu dan bayi. Hal ini dapat membuat bayi menjadi rewel saat menyusu. Kandungan capsaicin atau zat pedas pada cabai, dapat masuk ke dalam ASI dan mengubah rasanya. Sehingga bayi mungkin menolak saat diberikan ASI.

  2. Kafein
    Terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein dapat membuat bayi gelisah, mudah rewel, dan mengganggu tidurnya. Kafein juga dapat mengurangi penyerapan zat besi pada bayi. Kafein sendiri dapat ditemui pada kopi, teh, soda, dll.

  3. Sayuran Pencetus Gas
    Makanan penghambat ASI berikutnya adalah sayuran pencetus gas. Sayuran ini seperti brokoli, kol, dan kubis. Jenis sayuran ini dapat menyebabkan perut kembung dan kolik pada bayi. Tak hanya itu, kandungan gas dalam sayuran ini juga dapat membuat bayi tidak nyaman dan rewel saat menyusu.

  4. Ikan Tinggi Merkuri
    Mengonsumsi ikan yang kaya akan protein memang baik bagi ibu menyusui. Namun, tidak semua ikan dapat dikonsumsi, terlebih jika ikan tersebut tinggi merkuri. Ikan seperti hiu, todak, king mackerel, dan tilefish memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Hal ini jika dikonsumsi dapat membahayakan perkembangan otak dan sistem saraf bayi.

    Selain itu mengonsumsi ikan tinggi merkuri juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada bayi, seperti keterlambatan perkembangan, gangguan belajar, dan masalah koordinasi.

  5. Kacang Tanah
    Selain protein pada ikan yang tinggi merkuri, protein pada kacang tanah juga berpotensi memicu alergi pada bayi. Terutama jika terdapat riwayat alergi dalam keluarga. Gejala alergi kacang tanah pada bayi dapat berupa ruam, gatal-gatal, muntah, dan diare. Jadi, para ibu perlu waspada terhadap makanan yang satu ini.

  6. Buah-buahan Asam
    Buah-buahan adalah salah satu jenis makanan yang kaya akan vitamin C. Namun, tidak sembarangan buah dapat di konsumsi oleh ibu menyusui. Buah-buahan yang memiliki rasa asam seperti jeruk, lemon, dan grapefruit dapat menyebabkan ruam popok pada bayi.

    Kandungan asam pada buah-buahan ini juga dapat mengiritasi kulit bayi yang super sensitif.

  7. Alkohol
    Terakhir, jenis makanan yang dapat menghambat ASI yaitu alkohol. Mengkonsumsi alkohol saat menyusui dapat membahayakan kesehatan bayi. Alkohol dapat masuk ke dalam ASI dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada bayi, seperti keterlambatan perkembangan, gangguan tidur, dan masalah perilaku.

Tak Hanya Menghindarnya, Kamu Juga Perlu Stimulus

Penting untuk diingat bahwa setiap ibu dan bayi memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap makanan. Tidak semua ibu yang mengkonsumsi makanan di atas akan mengalami hambatan produksi ASI. Jika kamu merasa produksi ASI berkurang setelah mengkonsumsi makanan tertentu, sebaiknya hentikan konsumsi makanan tersebut dan konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Selain menghindari makanan penghambat ASI, kamu juga bisa menstimulasi tubuh secara alami untuk meningkatkan produksi ASI. Cara menstimulasi tubuh secara alami ini dapat kamu pelajari di Kelas Laktasi ASI Mastery dari Tanya Ners. Disini kamu dapat berkonsultasi dengan para pakar laktasi secara langsung, memperoleh informasi dan edukasi tentang menyusui dan ASI, dan beragam manfaat yang lainnya.

Jadi tunggu apalagi, yuk daftar sekarang!

Exit mobile version