Site icon arthanugraha.com

Cara Mengatasi Kecelakaan Kerja yang Tidak Boleh Disepelekan

mengatasi kecelakaan kerja

Tak bisa dipungkiri, setiap pekerjaan pasti memiliki risiko tersendiri. Lazimnya, kecelakaan kerja dapat menyebabkan luka hingga kehilangan nyawa. Terlebih lagi jika karyawan yang bekerja di tempat tersebut tidak menaati peraturan yang telah ditetapkan.

Maka dari itu, cara mengatasi kecelakaan kerja perlu dipahami setiap pekerja dan tidak boleh disepelekan. Berikut selengkapnya.

1. Mengenali Tempat Kerja

Sebelum mulai bekerja, pengenalan tentang tempat kerja penting untuk dilakukan. Pasalnya, pengenalan ini dapat memberi pemahaman secara luas terhadap pekerja yang bergabung dalam perusahaan.

Pengenalan dapat dilakukan dengan mengenalkan jenis pekerjaan yang akan dilakukan, kondisi tempat kerja hingga alat-alat yang digunakan ketika bekerja.

Pengenalan kondisi tempat kerja dapat membuat setiap orang memiliki kesadaran dan pemahaman dengan baik.

Hal ini memiliki pengaruh baik agar setiap pekerja yang diterima memiliki tingkat kewaspadaan yang baik. Bahkan, setiap pekerja dapat mengenali risiko kecelakaan yang bisa berakibat buruk.

2. Melakukan Simulasi Pengamanan Kerja

Simulasi pengamanan kerja dapat menjadi cara mengatasi kecelakaan kerja agar tidak terjadi. Simulasi pengamanan mengajarkan kepada pekerja tentang cara menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain.

Sayangnya, kegiatan simulasi pengamanan kerja seringkali menjadi kegiatan yang banyak diremehkan oleh hampir setiap orang.

Padahal, sudah selayaknya kegiatan ini dilakukan dalam beberapa kondisi. Kegiatan simulasi dapat dikhususkan kepada seluruh karyawan, karyawan yang telah lama bekerja maupun karyawan baru yang baru saja diterima kerja.

Sehingga berbagai jenis kecelakaan kerja dapat diantisipasi sejak dini dan tidak akan ada korban jiwa di tempat kerja.

3. Ikuti Prosedur Kerja Dengan Baik

Jika dibedah, setiap tempat kerja pasti memiliki ketentuan dan aturan untuk karyawan. Hal ini bertujuan agar karyawan dapat bekerja dengan baik untuk mencapai tujuan perusahaan.

Lebih dari itu, prosedur kerja yang ditetapkan berguna untuk kemaslahatan pekerja sebagai cara mengatasi kecelakaan kerja.

Prosedur yang ditetapkan dalam suatu perusahaan biasanya memperhitungkan jam kerja, lokasi dan kebutuhan pekerja.

Bahkan, perusahaan seringkali mendaftarkan BPJS pekerja untuk karyawan guna mengantisipasi risiko yang dapat terjadi. Maka dari itu, sudah selayaknya Anda mengikuti prosedur yang ditetapkan dengan baik.

4. Bekerja Dengan Baik dan Tidak Bercanda Secara Berlebihan

Bekerja dengan santai dan rileks memang dapat menjadikan setiap pekerjaan menjadi lebih menyenangkan. Namun bercanda dengan pekerja lain ketika berada di tempat kerja ternyata dapat menyebabkan risiko kecelakaan kerja.

Terlebih lagi jika kegiatan bercanda yang dilakukan berhubungan dengan kondisi fisik. Misalnya saling mendorong atau menarik teman.

Mengetahui kondisi tersebut, sudah selayaknya jika aktivitas bekerja dilakukan dengan baik. Anda bisa bercanda untuk mencairkan suasana pekerjaan agar lebih rileks tetapi tidak boleh berlebihan. Terlebih lagi jika tempat Anda bekerja memiliki risiko yang cukup tinggi dan sangat berbahaya bagi pekerjanya.

5. Good Housekeeping

Selain itu, Anda bisa mempraktekkan cara mengatasi kecelakaan kerja dengan good housekeeping. Lazimnya, housekeeping dapat dimanfaatkan untuk merapikan berbagai alat dan barang yang dibutuhkan ketika bekerja.

Hal ini karena barang-barang berserakan dapat menyebabkan risiko kecelakaan. Untuk itu, rapikan semua alat dan kembalikan barang setelah digunakan pada tempatnya.

Setiap orang yang bekerja pasti menginginkan kondisi berjalan dengan lancar. Sayangnya, berbagai hal tak terduga seringkali dapat menyebabkan masalah hingga kecelakaan kerja yang sangat berisiko, yaitu mulai dari luka hingga kehilangan nyawa.

Maka dari itu, beberapa tips di atas perlu Anda pahami demi menghindari risiko pada setiap pekerjaan. Jika perlu, Daftar asuransi kecelakaan diri untuk memberikan proteksi tambahan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Exit mobile version