Site icon arthanugraha.com

Menjajal Tol Trans Jawa di Libur Lebaran 2019

Menjajal Tol Trans Jawa di Libur Lebaran 2019
rest area di daerah tol Semarang

Pada libur lebaran kali ini, saya sekeluarga berkesempatan untuk menjajal tol trans Jawa. Sebetulnya sempat tarik ulur untuk menjajal bermobil dari Sidoarjo ke Jakarta. Beberapa tahun yang lalu, pada saat saya pindahan dari Tangerang ke Sidoarjo, kami juga pernah bermobil, namun pada saat itu kami sempatkan untuk singgah ke Semarang untuk beristirahat. Saat itu yang saya rasakan memang lelah luar biasa sih. Nah, dari pengalaman yang lalu itulah yang membuat kami tarik ulur untuk menjajal bermobil lagi menuju ke barat.

Namun di saat-saat terakhir akhirnya kami putuskan untuk berangkat. Berbagai pertimbangan antara lain waktu libur yang panjang dan jalan tol yang sudah tersambung. Kami berencana untuk menuju ke Bandung terlebih dahulu, lalu dilanjutkan ke Tangerang. Hotel dan itenary-pun sudah kami siapkan. Termasuk biaya tol, bensin dan sebagainya.

Namun, kami mendapatkan kabar jika pada tanggal 30 mei 2019, hari di mana kami berangkat akan diberlakukan One-way di tol trans Jawa, dengan arah dari Jakarta ke timur. Artinya, kami yang berasal dari timur akan dikeluarkan dari tol. Meski pemberlakukan one way dari Brebes sampai Cikampek, namun jarak dan waktu tempuh menjadi berlipat. Oleh sebab itu kami putuskan untuk menambah waktu satu hari sebelum cuti bersama, yaitu tanggal 29 mei untuk berangkat lebih awal, meski konsekuensinya adalah jadwalnya jadi agak bingung nantinya di Bandung.

Dan tanggal 29 mei pun tiba….

Siap untuk berangkat

Kami berangkat pada pagi hari sekitar pukul tiga dini hari. Dari pintu masuk tol Waru-Surabaya masih gelap dan sepanjang perjalanan hingga sampai ke Bandung pada pukul satu siang, tidak ada halangan apapun. Namun masuk ke tol Cipali, sudah tampak volume kendaraan dari arah Jakarta menuju ke timur. Waktu tempuh yang dijalani untuk sekitar 800 kilometer dari Sidoarjo ke Bandung sekitar 10 jam dengan pemberhentian di rest area hampir setiap dua jam sekali. Selama perjalanan sangat nyaman. Saya hampir tidak pernah menginjakkan kopling maupun rem. Kecepatan kendaraan konstan di sekitar 80 sampai 100 kilometer per jam. Oya, selama libur lebaran, tarif tol juga didiskon sebesar 15 persen.

Tanggal 2 juni berangkat ke Tangerang dari Bandung

Pada tanggal 2 juni adalah rencana kami untuk menuju ke Tangerang. Jadwal yang kami rencanakan adalah menuju ke Sea World dahulu. Kami melihat bahwa sea world dibuka pada pukul delapan pagi, maka kami rencanakan untuk berangkat pada pukul lima pagi dari Bandung. Pertimbangannya adalah jika kita kena one-way di tol cikampek. Ternyata dalam perjalanan, one-way masih belum diberlakukan, namun tol cikampek sudah terlihat volumenya dan sudah ada persiapan untuk dilakukan kontra flow. Dan kamipun tiba tepat di pukul delapan di Sea World Ancol.

Saatnya balik ke Sidoarjo, tanggal 4 Juni 2019

Akhirnya tibalah waktunya kami pulang. Tanggal 4 Juni adalah sehari sebelum lebaran dan masa takbiran pada malam harinya. Karena anak saya masih berharap bisa berenang di hotel, maka saya-pun menjanjikan untuk bisa berenang terlebih dahulu di pagi hari. Sebetulnya rencana kami untuk berangkat adalah pada dini hari, namun karena rencana berenang terlebih dahulu maka kami berangkat dari Tangerang sekitar pukul sepuluh pagi. sepanjang perjalanan tampak sepi, mungkin pemudik sudah berangkat di hari-hari sebelumnya. Saya setiap hari memantau detik.com untuk melihat informasi di tol. Memang sehari sebelumnya, terutama pada malam hari, tol Cikampek sangat padat. Tapi ternyata keesokan hari, volumenya sudah banyak berkurang. Sepanjang perjalanan sangat lancar. seperti biasa, saya berhenti rata-rata setiap dua jam untuk buang air kecil ataupun mengisi bahan bakar. Dan kamipun tiba di Sidoarjo pada pukul delapan malam. total waktu tempuh adalah sepuluh jam.

Dari perjalanan melewati tol trans Jawa selama libur lebaran ini saya dapatkan beberapa kesimpulan berikut:

Pertanyaannya, apakah mau kapan-kapan dicoba lagi untuk melintas tol trans Jawa? jawaban saya adalah iya, hehehe.

Exit mobile version